FULK dan Bara Semangat yang Dibawanya

FULK dan Bara Semangat yang Dibawanya

Sumber Foto : Diambil dari rilisan pers FULK

Spirit membara yang dibawa FULK sejatinya membuktikan bahwa musik arus pinggiran dapat terus bergelora dengan warnanya sendiri

Kencangnya distorsi yang meraung dari kancah musik ekstrim Indonesia kini kian membara. Ratusan rilisan dari band-band ‘ngebut’ memenuhi meja redaksi DCDC setiap bulannya. Dan seperti biasa DCDC sudah mengkurasi band-band anyar potensial, yang rasanya patut diberi ruang publikasi lebih, yang akan di-highlight dalam rubrik Rocka Rockie. Dari hasil kurasi itu kemudian mencuat band ‘bringas’, FULK, yang dengan single perdananya, “Medioker” akhirnya DCDC memilih FULK sebagai Rocka Rockie bulan ini.

FULK sendiri adalah band Harcore/Trash asal Kota Kembang yang terbentuk pada awal tahun 2023 ini. Digawangi oleh Andhika Pohan (vokal), Aden Indra ‘Auticed’ (drum), Insan Kamil ‘Auticed’ (gitar), Haikal Kharisma ‘Badmouth’ (gitar), dan Fahmi Ocol (bass) band ini hadir dari ragam genre setiap personilnya, dan baru saja mematenkan “Medioker” sebagai single terbarunya. Menyimak dari racikan dan komposisi dalam lagu perdananya itu, FULK sejatinya punya warnanya sendiri dalam memadukan unsur Hardcore dan Trash Metal.

Sedikit membahas lebih dalam lagu “Medioker”, lagu ini menceritakan tentang orang-orang yang terlalu over dalam mengejar sosok peran utama di berbagai lini kehidupan. Padahal sebenarnya menjadi figuran – atau sering disebut medioker – tidaklah buruk, atau bahkan sebetulnya lebih menyenangkan menjadi seorang figuran.

Dari segi musikalitas, lagu “Medioker” ini dibuka dengan cabikan bass line yang seakan menjadi ‘pemanasan’ sebelum memasuk inti lagu. Setelahnya barulah gitar dan drum yang dengan agresif muncul membulatkan isian lagu. Tak lupa, vokal yang dibawa oleh Andhika Pohan terdengar sangar, lengkap dengan segala kemarahan di setiap teriakannya. Hal menarik dari lagu ini adalah ketika bebunyian synthesizer masuk yang langsung mengubah tempo menjadi lebih lambat, atau dengan kata lain momen ini menjadi sesi istirahat sebelum akhirnya tempo kembali ‘ngebut’.

Hadirnya FULK tentunya menjadi sebuah percikan spirit baru bagi geliat musik sidestream yang selalu membara. Di sisi lain, eksistensi musik ekstrim akan selalu menyala dari raungan distorsi band-band baru di ranah musik ini. Semoga FULK bisa terus menghadirkan karya-karya teranyarnya. Letsgowww!!!

 

BACA JUGA - Ugal-ugalan Bersama Muchlis in English lewat Karya-karyanya

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner