Manner House

Semuanya dimulai pada 2017, di tengah-tengah kekacauan quarter-life crisis. Ruang dan waktu mempertemukan dua orang di tempat kecil di sudut jagat raya, yang disebut Bandung. Dengan keberanian dan kegilaan, keduanya membentuk sebuah band musik, yang secara resmi kemudian bernama Manner House pada tahun 2018. Zulfikar Azhar pada keyboard dan vokal, dan Esa Prakasa pada gitar. Mereka dipengaruhi oleh musisi seperti Frédéric Chopin, Radiohead, Queen, dan John Mayer, kedua orang ini mencoba mengeksplorasi setiap kemungkinan perkembangan dan akord yang paling aneh. Zulfikar adalah seorang insinyur yang sangat bersemangat tentang mimpinya untuk menjadi seorang musisi, pertama dia hanya ingin bermain keyboard di band, tetapi tanpa diduga, dia akhirnya juga menjadi vokalis. sementara esa adalah seorang antropolog yang entah bagaimana menjadi musisi berpengalaman sebagai gitaris dan telah bermain di banyak band sebelumnya, dia saat ini juga seorang gitaris di band "Angsa dan Serigala". Kemudian, Manner House berkolaborasi dengan Canggar Krisnatry sebagai produser mereka. Dia pernah menghasilkan beberapa musisi seperti "Angsa dan Serigala" dan "Dhira Bongs". Dengan pengalaman berharga Canggar dalam produksi musik, dia dan Manner House mencoba mengeksplorasi setiap suara dan perkembangan dengan segala cara yang mungkin. Canggar juga memperkenalkan Manner House kepada dua orang yang sangat penting yaitu Dawan Saputra dan Odenk Philia yang kemudian menjadi Manner House Band Team untuk sesi rekaman dan live, Dawan sebagai drummer, dan Odenk sebagai Bassist. Dawan saat ini terlibat sebagai personel drummer di "Rock and Roll" Mafia, Fuzzy I, dll. Odenk juga pemain sesi yang sering disewa dalam sesi rekaman, ia pun sempat mengisi sesi rekaman bass untuk band "Juicy Luicy" di masa lalu. Manner House mengklasifikasikan diri mereka sebagai band Art-Pop karena mereka mencoba melihat musik sebagai karya seni yang diciptakan oleh eksplorasi imajinasi yang luas menggunakan kekuatan emosional yang diharapkan dapat menjangkau hati banyak orang. Karena itu, mereka mencoba mengeksplorasi setiap kemungkinan dalam struktur lagu, dengan memadukan perspektif dua sisi gelap dan terang, yang mengkonstruksikan musik kami secara keseluruhan. Saat ini, mereka memiliki lima single yang tiga diantarannya bertajuk "Fiction Mind", “Takkan Mati”, "Maybe". Disamping itu mereka sedang merilis sebuah debut EP yang didalamnya akan berisikan empat lagu, dan sampai saat ini sudah tiga nomor yang telah dikeluarkan yaitu, nomor pertama bertajuk "Please, Don't Ever, Disappear", lalu "Forgotten Sea" pada nomor kedua nya dan "Twisted Acolyte"

Contact

Bayu (Manager) : 087738902069

Related