Petualangan Selanjutnya Polyester Embassy Dalam Format CD

Petualangan Selanjutnya Polyester Embassy Dalam Format CD

Melalui label alternative “Warkop Musik”, unit eksperimental asal Bandung Polyester Embassy resmi merilis mini album Since Tomorrow dalam format CD.

Polyester Embassy merilis mini album Since Tomorrow dalam format cakram padat (CD), hasil projek kerja sama dengan Warkop Musik. Projek ini sendiri jadi projek kedua Warkop Musik dengan bekerja sama dengan Polyester Embassy, setelah sebelumnya mereka terlibat dalam perilisan Have You EP beberapa waktu yang lalu.

Mini album Since Tomorrow menjadi karya yang dirasa special untuk Polyester Embassy, dan hal ini terbukti dengan beberapa format rilisan fisik mini album ini, dari mulai format piringan hitam yang dirilis label rekaman Vannila Thunder (Singapura), dan versi kaset yang dirilis oleh Nanaba records.

Sebuah mini album yang berisikan empat lagu didalamnya ini, menyajikan lagu-lagu dengan olahan dan eksplorasi musikal yang ciamik dari Polyester Embassy, dari mulai lagu “F#”, “Twisted Faith”, “Since Tomorrow”, dan “Tragicomedy”. Empat lagu dengan komposisi musik yang kompleks, tapi kemudian juga terdengar catchy, terutama yang cukup terdengar dan menjadi ‘kekuatan’ band ini dari olahan suara guitar-driven, gitaris mereka, Ekky Darmawan dan Uting, yang seolah menjadi kelebihan dari Polyester Embassy itu sendiri.

Menarik untuk dicatat tentang lagu “Twisted Faith”, dimana mereka berkolaborasi dengan Lusi Mersiana dari band Kubik. Tidak hanya dalam lagu ini saja, namun juga beberapa kali pula sebetulnya Uci (sapaan Lusi Mersiana) sempat berkolaborasi diatas panggung dengan Polyester Embassy.

Tentang Polyester Embassy itu sendiri, menurut penulis musik Idhar Resmadi, mereka adalah band obscure paling keren yang ada di Indonesia saat ini. Obscure dalam artian sesuatu yang tidak benar-benar muncul, karena mungkin band ini bukan tipikal band yang selalu menghiasi poster-poster acara tiap minggu, hilir mudik di top ten playlist radio, atau menjadi highlight di festival-festival besar. Band ini akan selalu menjadi obscure. Mereka bukan tipikal band yang bisa mendatangkan massa banyak. Saat mereka tampil, mungkin hanya akan segelintir orang yang berada di pit depan menikmati musik mereka. Tapi, ditambahkan pula oleh Idhar jika hanya orang-orang terpilih dan memang memiliki selera musik bagus yang dapat mengapresiasi musik mereka. 

BACA JUGA - "TARA", Jadi Sebuah Tanda Era Baru Bagi Coldiac

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner