Review Album : Bedchamber – Geography

Review Album : Bedchamber – Geography


Sebuah pembuktian dari Bedchamber, kalau musik indie pop memang tak pernah mati sampai lewat Geography.

Saat 2018 datang, Kolibri Rekords mengibarkan sebuah bendera. Layaknya sebuah negara yang menyatakan baru saja merdeka atau menampilkan satu kejayaan. Label asal Jakarta tersebut ternyata tengah melakukan kampanye untuk salah satu roosternya. Yang tak lain dan bukan kampanye itu diperuntukan untuk band dari salah satu pendiri label ini sendiri, yang juga telah dikenal oleh sebagian orang dengan nama kelompok Bedchamber.

Dalam kampanyenya sendiri, Kolibri Rekords memperkenalkan dua materi baru untuk kelompok indie pop itu berupa single. Sampai akhirnya waktu pun terus bergulir memasuki akhir Februari, sang label kembali menyatakan bahwa rooster terbaiknya itu baru saja merilis album penuh pertama bertajuk Geography dengan berisikan 10 track didalamnya.

Kerinduan serta penantian panjang, akhirnya dilunasi oleh Bedchamber lewat album penuh pertamanya. Berkaitan dengan itu pula, kuartet pop asal Ibukota ini membuka track awal yang berjudul “Falter”, lewat tempo musik yang serupa dengan mini album terdahulunya bertajuk Parenial. Setelah bernostalgia, dan masuk ke track selanjutnya, mereka mulai perkenalkan seperti apa mereka sekarang lewat judul “Désolé, Du Soleil” yang banyak berisikan irama ceria nan mengawang bertempo cepat. Tempo musiknya semakin dipercepat oleh mereka dan dimainkan dengan penuh keceriaan dalam lagu berjudul  “Out Of Line”, serta lagu ini juga yang menjadi single pertama Bedchamber untuk Geography. Berharap musiknya bakal lebih heboh lagi, ternyata Bedchamber punya cara tersendiri di lagu “Geogrpahy” yang memadukan kehebohan itu dengan instrument piano. Dan masuk ke pertengahan album, “Ride” adalah track ke-5 sekaligus desert yang cukup bagus untuk album pertama ini dan lagu ini juga menjadi single ke-2 dari Bedchamber.

Di track ke-6, Bedchamber memberikan momen periristirahatan bagi pendengarnya. Lanjut track selanjutnya yang berjudul “Tang Freres”, adalah sebuah pencapaian baru bagi Bedchamber dengan memasukan unsur trippy sebagaimana yang hanya cuma instrumental semata. Begitu juga halnya dengan “Swells” di track ke-8 yang semakin memperlihatkan bahwa nyawa bedchamber bakalan panjang, karena musiknya cukup bagus dan lebih berevolusi dari sebelumnya. Evolusi dari Bedchamber tidak hanya sebatas itu saja, di track ke-9 berjudul “Waters” pun juga begitu halnya yang menggunakan gitar akustik, bagi para pendengar karya band ini, jangan heran kalau mendengarkan Geography berbagai perihal musikalitasnya akan berubah. Dan perubahannya semakin dimatangkan oleh Bedchamber, lewat track ke-10 yang berjudul “Natural”, yang memang sangat terasa natural dan mengalir apa adanya tanpa perlu embel-embel aneh lainnya.


Bedchamber

Inilah sebuah bentuk karya baru dari empat personil Bedchamber. Mereka adalah Ratta Bill (vokal/gitar), Abi Chalabi (gitar), Smita Kirana (bass) dan Ariel Kaspar (drum). Semoga saja album ini bisa masuk ke pendengar lebih meluas, bahkan memang seharusnya karena album ini sangat meyakinkan. Bahwasanya musik indie pop itu masih ada serta tak pernah mati sampai kapanpun juga, selamat mendengarkan.

Sumber foto : Facebook Bedchamber

COMMENTS

You must be logged in to comment.

RELATED NEWS

Website ini hanya diperuntukkan bagi Anda yang berusia 18 tahun ke atas.