Paket Komplit Retlehs di Bulan Desember

Paket Komplit Retlehs di Bulan Desember

Retlehs memainkan deru sonik eksperimen yang mengawang dan rapuh dengan sentuhan alternative indie rock yang solid

Katanya, menurut peribahasa, “dua lebih baik dibanding sendiri”. Satu hal yang diamini Ayu Ting Ting yang menawarkan mie instan isi dua, yang juga dikuatkan dengan pernyataan dua lebih baik dibanding satu. Namun tentu saja hal itu akan dimentahkan ketika kita menambahkan bilangan angka tiga dalam analogi tersebut. Tidak hanya lebih baik, tapi tiga juga kemudian bisa menjadi sesuatu yang mendekati sempurna. Nirvana, The Police, Green Day, hingga Blink 182 membuktikannya, jika tiga kemudian menjadi formasi ideal bagi mereka. Musik yang padat, berisi, dan anti basa basi, namun sanggup mengoncang dunia. Buktinya band-band yang disebutkan tadi menulis catatan penting dan membawa pengaruh kuat bagi perkembangan musik dunia.

Salah satu yang juga mengamini jika angka tiga merupakan satu hal ideal bagi sebuah konsep musik adalah Retlehs. Trio shoegazer yang terdiri dari Hariara ‘Hara’ Hosea, Faizu Salihi, dan Erlinda Anatasha. Terbentuk sejak April 2021, Retlehs memainkan deru sonik eksperimen yang mengawang dan rapuh dengan sentuhan alternative indie rock yang solid. Sesuatu yang menurut sang bassis, Hara berbanding lurus dengan kecenderungan mereka yang selalu ingin marah-marah dan tidak menyukai banyak hal. Hingga kemudian hal tersebut diaplikasikan dalam bentuk karya.

Secara harafiah, nama Retlehs berasal dari kata ‘shelter’ yang diucap terbalik. Itulah kenapa kemudian ketiga anggotanya menjadikan band mereka seolah sebuah rumah atau ruang bernaung, tempat perlindungan, wadah bagi segala macam kegelisahan, tepatnya kegilaan nokturnal di kala tengah malam menjelang, seakan mereka mencuri mimpi-mimpi manusia yang tengah tertidur lelap sebagai ide penulisan lagu. Salah satunya adalah “Matahari”. Single perdana dalam usia Retlehs yang tergolong masih orok. Sekaligus pembuktian kalau mereka tidak suka membuang waktu dan memilih untuk tancap gas produktif. Secara musik, Retlehs terbangun dari para musisi yang berbeda latar dan pengaruh sehingga menjadikan musik mereka kaya warna, temperamen, dan juga daya kejut yang jujur.

DCDC memilih Retlehs sebagai Rocka Rookie untuk bulan Desember ini. Bukan tanpa alasan ketika akhirnya musik mereka kami anggap menarik, mengingat sebagai sebuah kolektif musik Retlehs mempunyai paket lengkap, baik secara musik maupun visi bermusik mereka yang visioner, atau bahkan kembali membawa romantisme yang pernah disajikan The Porno 12 tahun silam.  

Atas dasar itu, rasanya tidak berlebihan jika DCDC menobatkan White Chorus sebagai DCDC Rocka Rookie untuk bulan Desember ini, yang bukan tidak mungkin kedepannya trio ini bisa jadi 'The Next Big Thing’, mengingat apa yang mereka buat tidak hanya dalam konteks bagus (secara estetika musik) saja, tapi juga punya impact bagi pendengar. Adanya energi yang bersinergi dalam lagu yang mereka buat. Produksi olah suara yang baik, musik yang ciamik dengan produksi rekaman yang baik, sudah cukup jadi alasan jika mereka layak diperhitungkan.

BACA JUGA - Tentang Bapak yang Tercermin Indah Oleh Lagu Kapal Udara

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner