Akselerasi Maksimum Band-Band Pinggiran Bandung

Akselerasi Maksimum Band-Band Pinggiran Bandung

Semua band tampil dengan tingkat agresivitas musik yang sama, dari mulai irama hardcore, punk, hingga metal, semuanya ada dalam tensi tinggi dalam menyuarakan musiknya.

Soreang dan sederet tempat di daerah Bandung Selatan, mungkin kadung diidentikan sebagai sebuah kawasan industri, dengan deretan pabrik yang berjejer, hingga wilayah ini terkenal dengan kemacetan dan banjir yang sering terjadi. Dengan keadaan seperti itu beberapa diantaranya ada yang memilih melarikan diri sejenak dari hiruk pikuk asap hitam serta jalan berlubang di sepanjang kawasan Bandung Selatan, untuk selanjutnya menghabiskan waktu di sebuah studio musik, dan mulai memberanikan diri menyalakan lampu, menyoroti diri jika suatu hari dia dan bandnya akan banyak diperbincangkan dengan musiknya. Menjadi rujukan layaknya band-band raksasa di kota-kota besar, dari mulai Bandung, Jogja, bahkan Jakarta. Atau jika boleh lebih muluk dari itu, bisa tampil di pentas dunia.

Menjadi perpanjangan tangan dari mimpi-mimpi itu, DCDC Shout Out! Day digelar di Soreang, tepatnya di Gerai Sa’Ra’E, jalan Gading Tutuka No 1, pada tanggal 17 Februari 2018 lalu. Sebagai orang yang membekukan waktu lewat tangkapan lensa kamera, saya datang dengan satu kedekatan personal sebagai orang yang juga besar di kawasan selatan ini, menyaksikan band-band tampil dari hasil bidikan mata lensa, yang beberapa diantaranya tertangkap dari hasil kepanikan saya berkutat pada urusan Iso, speed, fokus dan pengaturan diafragma yang pas menurut saya. Bukan menurut Bedil Angin. Band yang saat itu sedang tampil dengan dua vokalisnya.

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner