#DCDCdreamworld Day 5: Hari Yang Panjang di Ho Chi Minh City

#DCDCdreamworld Day 5: Hari Yang Panjang di Ho Chi Minh City


20 November 2015, tepatnya jam 4 pagi hari Jumat, kami bergegas menuju bandara Soekarno-Hatta. Kami melanjutkan #DCDCdreamworld tour hari ke-5 ini menuju Ho Chi Minh City, Vietnam. Dijadwalkan untuk terbang melalui Kuala Lumpur jam 9:30 am, kami pun sudah tiba di bandara Jakarta jam 8 pagi. Kami sambut dengan sarapan sebagai amunisi untuk perjalanan hari ini dan sebagaian dari tim loading equipment. Penerbangan yang dilalui dengan tidur selepas take off akhirnya menyingkat perjalanan kami, tiba di Kuala Lumpur International Airport untuk transit selama 1 jam. Tidak ada waktu untuk beraktivitas apapun selain berjalan menuju connection gate ke Ho Chi Minh City.

Keberangkatan dimulai jam 2 pm waktu Kuala Lumpur. Sebenernya perut udah mulai keram dan mulut udah bau usus. Tanda kelaparan tingkat tinggi, kami memutuskan untuk makan siang di dalam pesawat, di atas langit perjalanan Kuala Lumpur – Ho Chi Minh City. Mendarat mulus di Tan Son Nhat International Airport jam 3:45 pm waktu Ho Chi Minh, kami langsung disambut oleh Van dan Annie, dua perempuan cantik yang juga organizer untuk acara kami. Tanpa berpikir panjang karena sama-sama lapar, kami melanjutkan hari ke-5 tour ini menuju hotel di kawasan Ben Thanh untuk check in dan loading barang dan ngebut cari makan. Makan malam ditemani oleh sup kepiting dengan cepat kami habiskan dan nambah beberapa kali. Merasa cukup kenyang, kami lanjutkan kegiatan mala mini menuju Giant Step Gallery untuk bertemu dengan beberapa artist collaborators dari Vietnam. Kami bertemu dengan Yen Apus & Jean Jolly dari departemen visual dan Jenny Luu Team dari departemen tari kontemporer. 

Karena ini pertemuan pertama kami dengan para kolaborator, akhirnya kami pun briefing cukup panjang. Ngobrolin soal konsep warna dan motion visual, hingga gerakan-gerakan tarian untuk mengikuti alunan musik-musik kami. Akhirnya kami pun menyempurnakan pertemuan kali ini dengan mencoba latian singkat. Selesai latihan, semangat dan rasa antusias semakin membesar, tidak sabar untuk segera melakukan pertunjukan di Giant Step Gallery ini besok. Vietnam selalu menyenangkan, panggung besok merupakan panggung ke-6 kami di Vietnam ini, jadi agak menguras kepala nih buat setting pertunjukan biar freshSelesai latihan, kami memutuskan untuk istirahat sambil menikmati kopi Vietnam. Ini di luar kebiasaan sih sebenernya, karena kita bukan pecandu kopi, tapi kami bisa menilai dan menikmati kopi Vietnam ini yang sangat kuat….pahitnya.

Kesegaran pun memuncak setelah minum kopi ini dan kami melanjutkan dengan konsultasi kepada teman-teman Vietnam buat rencana hunting sound besok pagi. Setelah jam menunjukan pukul 11pm, kami memutuskan untuk pulang ke hotel dan berpisah dengan organizer. Perjalanan ke hotel hanya menempuh 10 menit dan bayar hanya sekitar 20,000 rupiah. Tiba di hotel pun akhirnya kami bersih-bersih, karena lumayan lengket dari pagi menghajar darat dan udara. Setelah merasa segar, khususnya saya langsung nulis diary yang kalian baca ini dan ternyata, musisi dari Thailand yang akan perform besok baru datang ke hotel dan mengirim pesan lewat Facebook untuk bertemu. Niat untuk tidur tampaknya gagal, the night still young. ***

Photo by Habsi Mahardicha

COMMENTS

You must be logged in to comment.

RELATED NEWS

Website ini hanya diperuntukkan bagi Anda yang berusia 18 tahun ke atas.